Wednesday, August 19, 2026
Pengadilan Swedia Menetapkan Denda atas Pelanggaran AML oleh Perusahaan Judi
Denda

Pengadilan Swedia Menetapkan Denda atas Pelanggaran AML oleh Perusahaan Judi

· 2 mnt baca

Pengenalan

Baru-baru ini, pengadilan administrasi di Swedia memperkuat keputusan dari Spelinspektionen, otoritas pengawas perjudian, yang menjatuhkan sanksi finansial kepada tiga perusahaan judi. Keputusan ini dibuat berdasarkan pelanggaran kebijakan anti pencucian uang (AML) oleh Betsson, Snabbare, dan Spooniker.

Detail Kasus dan Putusan Pengadilan

Evaluasi Pengadilan terhadap Perkara

Dalam keputusannya, pengadilan menilai tindakan Spelinspektionen untuk memberikan peringatan serta denda pada Mei 2025 sebagai tindakan tepat setelah menyelidiki kepatuhan AML dari perusahaan-perusahaan ini. Pengadilan menolak klaim dari pihak perusahaan bahwa aturan tersebut diterapkan dengan terlalu ketat dan denda yang diberikan dianggap berlebihan.

Tanggapan Perusahaan atas Putusan

Betsson menyatakan bahwa proses verifikasi sumber dana terlalu ketat dan hukuman yang dijatuhkan tidak adil. Namun, setelah meneliti lebih lanjut, pengadilan memutuskan bahwa ketiga perusahaan tidak memenuhi standar AML yang berlaku di Swedia.

Rincian Sanksi Finansial

Jumlah Denda yang Ditetapkan

Betsson didenda sebesar SEK 6,5 juta, atau sekitar €589.400. Sementara itu, Snabbare yang dikelola oleh ComeOn Group, menerima denda sebesar SEK 5,5 juta, setara dengan €498.700. Spooniker, yang dioperasikan oleh Kindred, menghadapi denda lebih tinggi, yakni SEK 10 juta atau €906.700. Pengadilan menegaskan bahwa denda-denda ini sebanding dengan kesalahan yang dilakukan.

Seriusnya Kesalahan

Keputusan tersebut menekankan pada pentingnya pelanggaran yang dilakukan oleh ketiga perusahaan. Otoritas perjudian menyatakan bahwa mereka gagal memenuhi kewajiban untuk memeriksa asal dana dari pelanggan mereka secara akurat.

Fokus Penyelidikan oleh Regulator

Sasaran Usia dan Temuan Penyelidikan

Penyelidikan otoritas tersebut menargetkan pelanggan berumur 18 hingga 29 tahun, dengan memeriksa 50 nasabah yang memiliki deposit tertinggi selama tahun 2023. Disimpulkan bahwa banyak perusahaan tidak memverifikasi sumber dana saat deposito tidak sejalan dengan pendapatan kena pajak.

Ilustrasi Pelanggaran

Satu contoh pelanggaran menunjukkan seorang pelanggan Betsson yang melakukan 163 deposit sebesar SEK 491.950 antara September hingga Desember 2023, padahal pendapatan tahunannya hanya SEK 310.000. Walaupun risiko pelanggan dinilai rendah hingga sedang, Betsson tidak secara mendalam memeriksa sumber dana tersebut.

Pentingnya Mematuhi Standar AML

Signifikansi Due Diligence Pelanggan

Putusan pengadilan ini menunjukkan pentingnya due diligence pelanggan dalam parameter kerja AML Swedia. Spelinspektionen menegaskan bahwa operator tidak dapat mengandalkan klaim bahwa deposit berasal dari kemenangan perjudian sebelumnya tanpa verifikasi sumber dana yang memadai.

Kesimpulan

Kasus ini menekankan perlunya kepatuhan yang ketat terhadap kebijakan AML oleh perusahaan perjudian. Putusan pengadilan Swedia menegaskan pelanggaran serius terhadap aturan pencucian uang akan dikenai tindakan tegas dan denda yang signifikan.